May 20, 2009

TOLONG, SAYA TERGANGGU!

Ketika pelajaran Sejarah tadi, tiba-tiba ada 9500 gua berkelap-kelip menandakan telepon masuk. Begitu gua ngeliat layarnya, muncullah sederet kata bertuliskan ‘Private Number.’ Demi kenyamanan dan keamanan bersama, gua pun mendiamkannya tanpa ada niatan takdir untuk mengangkatnya. Dan tak lama kemudian, w810i gua bergetar. Kata ‘Withheld’ menghiasi LCDnya. Akhirnya gua baru inget. Kalo nelfon ke yang 9500 ngga diangkat, maka akan dialihkan secara otomatis ke w810i gua. begitupun sebaliknya. Sampai akhirnya getarnya itu berhenti sendiri gua pun mendiamkannya.

Ngga lama kemudian, nomer yang katanya ‘Private Number’ itu telfon lagi. Gua dan Niso (chairmate) pun jadi penasaran. Akhirnya, Niso pun menekan tombol hijau dan mendekatkan speakernya ke kupingnya.

Niso: Hallo?
‘Private Number’ : zzzzzz

Niso: Hallo?

‘Private Number’ : zzzzzz

Niso lalu menekan tombol merah.

Niso : Ngga ada yang ngomong ndaho. Kayaknya yang nelfon lagi di kelas juga deh. Soalnya ada suara guru cewek gitu lagi nerangin.

Gua : Ooh oke udah lah lay. Diemin aja dah yak

Gua dan Niso lalu kembali melanjutkan cerita yang tadi sempat tertunda. Dan tak lama kemudian, interupsi dari ‘Private Number’ itu datang lagi. aaah mader fader banget dah.


Bel istirahat berbunyi. Gua lalu moving ke ruang PKN. Pas lagi di ruang PKN, si ‘Private Number’ itu menelfon lagi. gua pun mendiamkannya. Sampai ketika gua moving lagi ke ruang Kimia, si ‘Private Number’ itu juga nelfon lagi. sampai suatu ketika, kayaknya yang nelfon rada kecolongan gimana gitu, muncullah sederet nomer yang tidak saya kenal ataupun familier. Ah tahilah. Gua pun kembali mereject panggilan tersebut.


O-M-G

‘Private Number’ ????

what the @!#^?!?!?


SITU OKE???

Pas di ruang Kimia, si nomer itu masih nelfon dengan nama ‘Private Number.’ Bahkan sampai sekitar pukul jam 9 tadi, si ‘Private Number’ itu masih aja nelfon. Gua lalu memutuskan untuk mengangkatnya. Aaaaaaaaaaaaaaaaand, no response! Tailah yang nelfon. Fyi aja, nomer yg gua gunakan di 9500 gua itu tidak diketahui orang banyak. Karena hanya untuk kepentingan organisasi saja. Maksud saya disini, hanya orang dalam organisasi saja tidak diluarnya. Dan orang-orang yang biasa saya hubungi lewat nomer tersebut, nomernya pun saya save di phone book situ.

Yah memang saking canggihnya teknologi, sampe nelfon aja ngga pake suara. Pake bahasa isyarat kali ye mangkanya ngga kedengeran. Ckckckckckckck. Wahai kau yg menelfon itu. Tolonglah jangan hiasi layar w810i dan 9500 gua dengan panggilan terlewatmu itu!


TOLONG BANGET!

SAYA TERGANGGU!

2 comments:

  1. ya ampun, kok ngeselin bgt sih ckck. paling males deh kalo ada telfon gajelas apalagi dari private number yaaaaa

    ReplyDelete
  2. betul sekali sodari santhy. that's soooooooooo annoying hehe

    ReplyDelete