September 28, 2009

Lyrics

Ku mainkan sesuka hati
Dan ku hempaskan ke bumi
Ku ajak kau melayang tinggi
Lalu kau ku tinggal pergi

-Baby Doll, Utopia-

Buat gue, lagu dari Utopia itu (lumayan) ada benarnya juga. Tapi versinya seperti ini:

Kau mainkan sesuka hati
Dan kau hempaskan ke bumi

Kau ajak ku melayang tinggi
Lalu ku kau tinggal pergi

Bukan gue memang. Tapi dia. Ya dia. Dia yang sudah buat gue (merasa) di atas angin. Merasa bahwa segalanya akan terjadi hanya dalam satu kedipan mata. Tapi nyatanya, segalanya berubah dalam satu kedipan mata.

Kejadian yang sesungguhnya bisa jadi seperti ini:


Want you to be my first, my last and my beginning
-Teenage Love Affair, Alicia Keys-

Malah jadi seperti Baby Doll itu. Gue yang menunggu terlalu lama dan merasa seperti ini:

Jangan lama-lama
Kau memendam cinta
Katakanlah yang sesungguhnya

-Pejuang Cinta, Hello-


How to make you see
How to let you know
How to say how to say how I love you so

-Tu Amor, RBD-

Malah tidak terjadi sama sekali. Capek? Memang! Sakit hati? Sangat! Apalagi di bagian lagu pertama itu. Cinta memang perlu (terlalu) banyak pengorbanan. The last lyric that you should know, dear:

And I hate how much I love you boy
I can’t stand how much I need you
And I hate how much I love you boy
But I just can’t let you go
And I hate that I love you so..

-Hate That I Love You So, Rihanna & Ne Yo-

No comments:

Post a Comment