“Minta tips and trick psikotes dong ndah…”
“Eh ndah kalo misalnya disuruh gambar orang gue harus gambar
orang yang kayak gimana ya?”
“Kalo gambar pohon gambarnya yang bagus pohon apa ya?”
“Aduh kalo gue engga bisa gambar gimana?”
“Kalo gambar yang kotak-kotak itu buat apaan sih?”
Pertanyaan seperti itu kerap kali saya terima. Tidak cuma
saya sepertinya. Anak psikologi lain pun pasti pernah menerima pertanyaan yang
sama atau kurang lebih mirip seperti itu. Baik dari teman bahkan dari anggota
keluarga sekalipun. Bukannya saya tidak mau memberi tahu, but seriously there are no way to cheat in a such test like that.
Jujur saja, I ever
tried to cheat on a psychological test. Mungkin karena itu saya jadi masuk
ke jurusan psikologi. Dengan masuk ke jurusan psikologi, pikiran saya pun jadi
terbuka. Saya pun sadar bahwa tidak perlu cheat
untuk menghadapi serangkaian tes psikologi.
Perlu diperhatikan bahwa tidak ada istilah lulus ataupun
tidak lulus dalam tes psikologi. Coba deh ketika kalian psikotes perhatikan
yang memberikan instruksi pada bagian awal. Ia pasti menyebutkan pernyataan
tersebut. Sederhananya begini, katakanlah suatu perusahaan butuh seseorang yang
memiliki A, B, C dan D. Namun ternyata Anda memiliki A, C dan D, dalam arti
lain ada Anda belum memenuhi kebutuhan perusahaan. Bukan berarti Anda tidak
lulus psikotes, namun Anda bukanlah orang yang tepat bagi perusahaan tersebut.
Perlu diingat juga, jika Anda melakukan manipulasi saat tes
psikologi bisa saja Anda menutupi potensi dalam diri Anda. Karena Anda terlalu
terfokus menjadi yang ‘ideal’ Anda malah melupakan potensi dalam diri Anda yang
mungkin, bisa menjadi nilai plus bagi tujuan tes psikologi tersebut.
Jadi, apa tips and trick dalam menghadapi psikotes? Jawaban
yang akan dikemukakan anak psikologi biasanya seperti ini, “Istirahat yang
cukup dan harus ingat untuk sarapan sebelum memulai psikotes.” Intinya kondisi
Anda harus fit ketika melaksanakan psikotes, karena bisa saja sebenarnya Anda
memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan namun karena kondisi Anda tidak fit
potensi Anda jadi tidak muncul. Jangan lupa, perhatikan segala instruksi yang
disampaikan oleh testernya. Jika
tidak memahami instruksinya jangan ragu untuk bertanya. Jadi jangan begadang,
istirahat yang cukup dan jangan lupa sarapan ya. Semoga sukses psikotesnya! J
No comments:
Post a Comment