Jadi kisahnya mendapatkan artikel tautan lagi dari teman di
sosial media yang ternyata kebalikannya dari artikel yang pernah saya
komentari. Dan saya ternyata masih gatal juga untuk mengomentarinya. Hihi.
Judul artikelnya adalah “5 Alasan Kenapa Pacaran Sama Anak Psikologi Enak.” Apa
komentar saya? Here we go…
1. Konsultasi Gratis
Dibilang free, yes for free! Haha. Dibayar pake cinta dan
kasih sayang juga bisa. Mau curhat apapun dan kapanpun, selama available pasti
akan didengarkan kok. Haha.
2. Good Listener
Anak psikologi memang dilatih untuk menjadi good listener,
even active listening. Maksudnya kita diajarkan untuk tidak sekedar
mendengarkan, masuk kuping kanan keluar kuping kiri, namun tapi juga mampu untuk
menarik inti masalah, merangkum apa yang diceritakan, meng-encourage (saya
tidak tahu bahasa indonesianya apa) pemilik masalah untuk mampu menyelesaikan
permasalahannya atau memberikan solusi mulai dari yang serius sampai bercanda.
3. Pendamping Masa Depan yang Baik
Kalau untuk didefinisikan baik sih sebenarnya relatif.
Mungkin bisa dibilang baik karena memang di psikologi kita belajar banyak hal,
mulai dari pola asuh sampai kehidupan pernikahan. Secara teoritis memang ada
ilmunya, namun mungkin ya minim praktik karena memang belum menjalaninya.
4. Jago
Bahasa Inggris
Ini juga sama relatifnya. Dari sisi comprehension, mungkin
ya, namun dari sisi conversation, mungkin belum tentu. Ini sih pengalaman
pribadi saya saja ya. Kebanyakan literatur yang saya baca memang bahasa
inggris, namun saya tidak melakukan presentasi dalam bahasa inggris. Jadi ya
kemampuan conversation saya bisa dibilang kurang. Ini sih saya loh ya…
5. Jarang Marah
Ini bergantung konteksnya sih. Kalau saya pribadi bukan
jarang marah, tapi memang engga bisa marah, apalagi di depan orang yang ingin
saya marahi ._. Atau memang poker face, karena memang secara tidak langsung
mempelajari hal tersebut. Membedakan mana yang harus diseriusi dan dianggap
bercanda pun, bergantung konteks dan orangnya sih…
Ini hanya sekedar komentar dan pendapat dari sudut pandang
saya. Perbedaan sudut pandang dan pribadi mungkin dapat menghasilkan jawaban
yang berbeda, karena kata-kata andalan anak psikologi adalah ‘tergantung.’ :D
No comments:
Post a Comment