December 24, 2014

Komentar (2)

Jadi kisahnya mendapatkan artikel tautan lagi dari teman di sosial media yang ternyata kebalikannya dari artikel yang pernah saya komentari. Dan saya ternyata masih gatal juga untuk mengomentarinya. Hihi. Judul artikelnya adalah “5 Alasan Kenapa Pacaran Sama Anak Psikologi Enak.” Apa komentar saya? Here we go…



1.  Konsultasi Gratis
Dibilang free, yes for free! Haha. Dibayar pake cinta dan kasih sayang juga bisa. Mau curhat apapun dan kapanpun, selama available pasti akan didengarkan kok. Haha.

2. Good Listener
Anak psikologi memang dilatih untuk menjadi good listener, even active listening. Maksudnya kita diajarkan untuk tidak sekedar mendengarkan, masuk kuping kanan keluar kuping kiri, namun tapi juga mampu untuk menarik inti masalah, merangkum apa yang diceritakan, meng-encourage (saya tidak tahu bahasa indonesianya apa) pemilik masalah untuk mampu menyelesaikan permasalahannya atau memberikan solusi mulai dari yang serius sampai bercanda.

3. Pendamping Masa Depan yang Baik
Kalau untuk didefinisikan baik sih sebenarnya relatif. Mungkin bisa dibilang baik karena memang di psikologi kita belajar banyak hal, mulai dari pola asuh sampai kehidupan pernikahan. Secara teoritis memang ada ilmunya, namun mungkin ya minim praktik karena memang belum menjalaninya.

4. Jago Bahasa Inggris
Ini juga sama relatifnya. Dari sisi comprehension, mungkin ya, namun dari sisi conversation, mungkin belum tentu. Ini sih pengalaman pribadi saya saja ya. Kebanyakan literatur yang saya baca memang bahasa inggris, namun saya tidak melakukan presentasi dalam bahasa inggris. Jadi ya kemampuan conversation saya bisa dibilang kurang. Ini sih saya loh ya…

5. Jarang Marah
Ini bergantung konteksnya sih. Kalau saya pribadi bukan jarang marah, tapi memang engga bisa marah, apalagi di depan orang yang ingin saya marahi ._. Atau memang poker face, karena memang secara tidak langsung mempelajari hal tersebut. Membedakan mana yang harus diseriusi dan dianggap bercanda pun, bergantung konteks dan orangnya sih…


Ini hanya sekedar komentar dan pendapat dari sudut pandang saya. Perbedaan sudut pandang dan pribadi mungkin dapat menghasilkan jawaban yang berbeda, karena kata-kata andalan anak psikologi adalah ‘tergantung.’ :D

No comments:

Post a Comment