“Ndah, lo kok lama bet sih baca chat gue?”
Nah pertanyaan seperti itu kerap kali mewarnai jejaring
sosial saya. Saya memang lama dalam membalas pesan yang masuk pada jejaring
sosial saya. Maka dari itu saya akan melakukan klarifikasi. Ya memang
terkadang, saya sengaja tidak membalas chat yang masuk, terkadang juga saya
terlalu asyik mengerjakan sesuatu dan merasa tidak sempat untuk mengecek
hp/tab, atau memang baterainya habis, namun yang terakhir itu kemungkinannya
kecil sekali.
Saya bukan tipe orang yang selalu ‘nempel’ dengan gadget. Ya
memang saya sering memegang gadget saya, namun tidak selamanya saya membukanya,
hanya sekedar dipegang saja karena berat jika dimasukkan dalam tas. Atau
kalaupun dibuka, sifatnya hanya browsing saja yang bisa dipegang dengan satu
tangan dan hanya tinggal scrolling. Kalau harus balas chat kan harus dipegang
dengan dua tangan dan tidak cuma scrolling saja.
Saya bisa kok balas chat cepat, asalkan konteksnya sedang
janjian, yang mengajak chat memang butuh fast response atau memang kondisi saya
memungkinkan untuk membalas. Selain itu ada beberapa jejaring sosial yang
notif-nya saya matikan, jadi baru ketahuan ada chat masuk setelah aplikasinya
dibuka. Ini juga salah satu faktor yang membuat saya lama merespon. Ada beberapa kondisi yang membuat saya tidak bisa membuka gadget,
yaitu:
1. Kendaraan Umum
Ya, memang saya kemana-mana naik kendaraan umum. Tahu kan
kalian bahwa standar keamanan di kendaraan umum sangat minim dan prinsip
‘jangan menarik perhatian kalau tidak mau dimaling.’ Kecuali kendaraan umum
seperti kereta atau transj yang ‘mendingan’ keamanannya. Tapi itupun hanya
kalau kendaraannya tidak terlalu padat dan cenderung sepi.
2. Bus
Bus AKAP yang biasa saya pergunakan untuk transportasi PP
jatibening-jatinangor. Perjalanan memang tidak sebentar, 3 jam jika beruntung,
4 jam jika sedang sial. Selain diperjalanan saya lebih sering tidur, saya juga
tidak berani mengeluarkan gadget. Kecuali saya benar-benar bosan stuck di perjalanan. Itu pun juga jarang
balas chat, paling hanya browsing.
3. Kelas
Saat perkuliahan sebenarnya tidak ada larangan buka gadget.
Saya juga sering melakukannya. Namun hal tersebut saya lakukan ketika saya
sudah hilang fokus untuk memperhatikan dosen. Dan yang saya lakukan pun hanya
browsing.
Begitulah klarifikasi saya mengenai slow response saya dalam
membalas chat. Dan satu lagi, saya tidak akan membalas chat ataupun membuka
jejaring sosial jika kondisi saya tidak benar-benar lengang. Jadi kalau saya
chat duluan, berarti memang saya benar-benar butuh atau memang saya sedang
lengang. Kalau memang butuh, tinggalkan saja pesan kalian, nanti akan saya
balas kok, pasti, ketika saya sudah lengang J
No comments:
Post a Comment