December 1, 2014

Klarifikasi

“Ndah, lo kok lama bet sih baca chat gue?”

Nah pertanyaan seperti itu kerap kali mewarnai jejaring sosial saya. Saya memang lama dalam membalas pesan yang masuk pada jejaring sosial saya. Maka dari itu saya akan melakukan klarifikasi. Ya memang terkadang, saya sengaja tidak membalas chat yang masuk, terkadang juga saya terlalu asyik mengerjakan sesuatu dan merasa tidak sempat untuk mengecek hp/tab, atau memang baterainya habis, namun yang terakhir itu kemungkinannya kecil sekali.

Saya bukan tipe orang yang selalu ‘nempel’ dengan gadget. Ya memang saya sering memegang gadget saya, namun tidak selamanya saya membukanya, hanya sekedar dipegang saja karena berat jika dimasukkan dalam tas. Atau kalaupun dibuka, sifatnya hanya browsing saja yang bisa dipegang dengan satu tangan dan hanya tinggal scrolling. Kalau harus balas chat kan harus dipegang dengan dua tangan dan tidak cuma scrolling saja.



Saya bisa kok balas chat cepat, asalkan konteksnya sedang janjian, yang mengajak chat memang butuh fast response atau memang kondisi saya memungkinkan untuk membalas. Selain itu ada beberapa jejaring sosial yang notif-nya saya matikan, jadi baru ketahuan ada chat masuk setelah aplikasinya dibuka. Ini juga salah satu faktor yang membuat saya lama merespon. Ada beberapa kondisi yang membuat saya tidak bisa membuka gadget, yaitu:

1. Kendaraan Umum
Ya, memang saya kemana-mana naik kendaraan umum. Tahu kan kalian bahwa standar keamanan di kendaraan umum sangat minim dan prinsip ‘jangan menarik perhatian kalau tidak mau dimaling.’ Kecuali kendaraan umum seperti kereta atau transj yang ‘mendingan’ keamanannya. Tapi itupun hanya kalau kendaraannya tidak terlalu padat dan cenderung sepi.

2. Bus
Bus AKAP yang biasa saya pergunakan untuk transportasi PP jatibening-jatinangor. Perjalanan memang tidak sebentar, 3 jam jika beruntung, 4 jam jika sedang sial. Selain diperjalanan saya lebih sering tidur, saya juga tidak berani mengeluarkan gadget. Kecuali saya benar-benar bosan stuck di perjalanan. Itu pun juga jarang balas chat, paling hanya browsing.

3.  Kelas
Saat perkuliahan sebenarnya tidak ada larangan buka gadget. Saya juga sering melakukannya. Namun hal tersebut saya lakukan ketika saya sudah hilang fokus untuk memperhatikan dosen. Dan yang saya lakukan pun hanya browsing.

Begitulah klarifikasi saya mengenai slow response saya dalam membalas chat. Dan satu lagi, saya tidak akan membalas chat ataupun membuka jejaring sosial jika kondisi saya tidak benar-benar lengang. Jadi kalau saya chat duluan, berarti memang saya benar-benar butuh atau memang saya sedang lengang. Kalau memang butuh, tinggalkan saja pesan kalian, nanti akan saya balas kok, pasti, ketika saya sudah lengang J

No comments:

Post a Comment